DIARY OF LOVE part 1

cast:
Geeta : Rani Mukerji
Ritesh : Shah Rukh KHan
Alisha : Vidya Balan



Kisah cinta, selalu membuat banyak cerita. Walau sebenarnya hampir sama satu dan lainnya, tapi terkadang ada intrik yang berbeda.
Geeta, seorang karyawan di sebuah perusahaan periklanan, sederhana dan berwibawa. Tapi seperti tak pernah terjamah cinta. Dan Alisha, sahabat Geeta, selalu berusaha mengejar cintanya, yaitu pimpinan biro mereka di kantor, Ritesh Agarwal. Si pria pendiam nan misterius, walau dia bercanda, tapi dia sendiri malah tidak pernah tertawa, hanya tersenyum kecil dengan manis. Mungkin itu yang membuat Alisha tergila-gila.

Setiap rapat bersama, mata Alisha bagai terpenjara dalam pesona Ritesh, dan Geeta akan terus mengingatkannya untuk konsentrasi pada pekerjaan jika tak ingin hilang kesempatan melihat sang pangeran cinta, alias jika tak ingin dipecat. Karena Alisha terlalu banyak melupakan apa yang mereka sedang bahas.

“ Oh Geeta, aku bisa gila jika tak memiliki dia.” Alisha duduk di samping Geeta dan memeluknya.
“ Hhhh please darling, kau harus bisa member isyarat cinta padanya tapi tidak dengan kekonyolanmu selama ini.” Geeta mendorong tubuh Alisha.
“ Contohnya?”
“ Konsen dan tunjukkan kecerdasanmu dengan ide2 briliant agar dia jatuh hati padamu.”
“ Aku tidak bisa menjadi dirimu. Aku akan kaku dan beku didepannya..” ujar Alisha cemas. Geeta menggeleng kesal.
“ Ini, serahkan pada pangeranmu di ruangannya.” Geeta menyerahkan map. Alisha mendadak panas dingin diminta masuk ke ruangan si boss.
“ Hahaha please Alisha, aku sengaja ingin kau bisa lebih tampil di hadapan dia. Ayo bersikap tenang dan yakin bisa.” Geeta mendorong Alisha ke dekat pintu ruangan Ritesh. Alisha berdoa dengan khidmat sebelum masuk ruangan. Geeta langsung mengetuk ruangan dan lari meninggalkan Alisha yang muali gelisah dan gerogi.
“ Masuk…” suara Ritesh terdengar. Alisha menarik nafas dan masuk. Geeta tertawa geli sambil berjalan menuju tempat coffee di ruangan itu.

Tak lama Alisha keluar dengan wajah sedikit pucat nan berbinar. Geeta tertawa geli sambil member isyarat apa yang terjadi. Alisha langsung menghampiri dan terlihat kesal.
“ DIa dingin dan cuek. Memang dasar tidak punya hati kali.” Ujar Alisha kesal. Dia mengambil coffe juga dan berjalan lebih dulu. Tanpa diduga Ritesh keluar dan mereka bertabrakan. Coffee milik Alisha jatuh tapi untung Ritesh menangkapnya hingga tidak tumpah. Lalu menyerahkannya ke Alisha.
“ Yes…” Geeta melompat dan langsung berbalik ketika Ritesh menoleh padanya.
“ Coffee cinta…” ledek Geeta ketika Ritesh sudah berjalan keluar ruangan, tanpa mereka sadari Ritesh sempat mendengar ucapan mereka.
“ Aku hampir pingsan Geeta…” Alisha memeluk Geeta.
“ Anggap aja itu coffee cinta, selanjutnya..lihat nanti hihihi.” Geeta tertawa senang melihat sahabatnya bahagia.

****
Akhirnya, banyak sudah orang-orang yang tahu bahwa Alisha mencintai Ritesh. Dan mereka jadi terharu dengan cinta Alisha pada Ritesh, hingga selalu berusaha membuat Ritesh dan Alisha bertemu atau istilah katanya mencomblangi mereka. Ritesh yang super cuek ntah sadar atau tidak dengan hal itu, tapi dia tetap santai dan cuek. Hingga rapat untuk pengumpulan ide untuk iklan sebuah produk hari ini. Alisha seperti biasa duduk di dekat Geeta. Jaraknya dengan Ritesh hanya dua kursi saja. Dia terlihat gugup ketika Ritesh masuk. Meeting di mulai. Ide-ide belum ditemukan. Semua diam dan senyap, semua berfikir.
“ Geeta.. I love you..” ujar Ritesh. Semua tersentak apalagi Alisha. Geeta menoleh ke semua orang namun tetap tenang.
“ Your mean sir?” katanya dengan santai sambil menggenggam erat tangan Alisha berusaha meyakinkan dia untuk tetap tenang.
“ Ya.. itu idenya. Kita akan buat iklan ini dengan nuansa cinta, dan si pria akan tiba-tiba mengucapkan I love you. Bagaimana?” Ritesh tersenyum. Semua menarik nafas dan mengangguk-angguk. Hanya Alisha yang terdiam memandang kosong. Rapat selesai, Ritesh keluar lebih dulu dan disusul yang lain. Geeta menoleh pada Alisha yang sejak tadi membisu.
“ Ayo ..” ajak Geeta dengan suara lembut. Alisha berdiri dan berjalan mengikuti Geeta. Mereka berhenti di balkon lobi. Alisha memandang Ritesh yang tengah berbicara dengan orang-orang di lobi.
“ Dia sudah tau kau mencintainya. Makanya menggodamu.” Ujar Geeta sembari asik memainkan penanya.
“ Aku rasa dia menyukaimu.” Alisha terlihat sedih dan tertekan.
“ Hey, jika dia menyukaiku kenapa tidak terus terang? Bukankah mudah baginya untuk mengatakan cinta pada bawahannya?” Geeta tertawa kesal.
“ Ya sih.. tapi… kenapa dia ingin aku kecewa?” tanya Alisha lagi.
“ Hanya dia yang tahu.” geeta langsung meninggalkan balkon menuju ruangannya.

Pagi-pagi buta Alisha sudah di depan kantor dengan wajah penuh airmata.
“ Ada apa?” Geeta panik.
“ Dia.. dia..” Alisha tak kuasa bicara. Geeta akhirnya masuk ke lobi perusahaan dan melihat Ritesh tengah bersalaman dengan banyak orang.
“ Anda ulang tahun?” tanya Geeta dengan santai. Ritesh menoleh dan menepuk pundak Geeta.
“ Hari ini hari terakhir aku disini. Dan inilah penggantiku.. Miss Geeta Chawdry…” ujar Ritesh. Geeta bingung. Rupanya Ritesh dipindahkan ke luar negeri, itulah yang membuat Alisha menangis. Dan Geeta mengisi posisi Ritesh di perusahaan itu. Semua menerima hadiah kenang-kenangan dari Ritesh. Dan Ritesh menyerahkan sebuah boneka beruang untuk Alisha.
“ Terima kasih..” ujar Alisha terbata-bata. Ritesh tersenyum dan mengangguk. Ritesh pun pergi hari itu juga. Hari demi hari Alisha terasa berat, semua pekerjaannya salah dan salah. Geeta selau melindunginya dengan mengerjakan tugas Alisha olehnya. Tapi lama-lama dia tak bisa terus melindungi Alisha.

“ Orang tuaku menjodohkanku…” ujar Alisha suatu pagi.
“ Bagus… hiduplah dengan pria yang mencintaimu..” ujar Geeta.
“ Tidak.. aku teramat mencintai Ritesh. Kau dapat apa dari Ritesh?” tanya Alisha.
“ Hanya sebuah buku agenda atau diary aku tidak tahu. padahal aku kan malas menulis .” Geeta tersenyum kecut.
“ Owh…” Alisha masih terlihat sedih. Dan hari itu tiba, Alisha menikah dengan pria pilihan orang tuanya dan berhenti bekerja. Ada rasa sedih di hati Geeta, dia tak lagi punya teman tempatnya berbagi, walau Alisha lah yang lebih sering curhat padanya.
Geeta melihat buku diary pemberian Ritesh. Dia mengambilnya dan berniat menulis sesuatu disana. Tapi dia terkejut ketika buku itu telah penuh tulisan. Tulisan yang dibuat oleh Ritesh.
Geeta mencoba membacanya dari awal…

-          21 April 2011
Aku tidak  pernah menulis, tapi aku begitu terpesona oleh seseorang. Tidak mungkin aku katakan padanya, dia terlihat cuek dan dinamis. Rasanya memalukan jika aku sampai ditolak olehnya.
Tapi mau bagaimana? Hati ini aman menyukainya...

Geeta terdiam dan semakin penasaran, dia buka lembaran berikutnya...

-          23 April 2011
Hmmm, orang yang kucintai malah berniat menjodohkan aku dengan temannya. Bagaimana ini? Hey gadis manis, aku mencintaimu.. bukan mencintainya.. mengertilah...

Geeta menarik nafas dalam-dalam. Dia membuka lembar berikutnya, tapi phonselnya berdering dan ternyata dari Alisha yang kini tinggal dengan suaminya. Mereka mengobrol banyak hal, awalnya dia akan menceritakan tentang buku diary dari Ritesh, tapi dia tak berani karena belum membaca keseluruhan. Dia melanjutkan membaca diary milik Ritesh.

-          28 April 2011
Kau benar-benar membuat aku terpukau. Harus bagaimana aku katakan perasaan ini?? Oh.. miss G.. you make me crazy....

Geeta benar-benar tertegun membaca isi diary itu.. dia jadi ragu untuk melanjutkan. Apakah miss G adalah dirinya? Apakah Ritesh selama ini mencintainy??????

Bersambung..

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tentang Majarani

Aku bukan mandul, tapi ada yang memasang IUD tanpa sepengetahuanku!