Mardaani.. karya Helen Alida Abilio

Rani Mukherjee as Ambar sharma
Ranveer Singh as Jai shegal
Saqib Saleem as Sahir
Pagi yang cerah , matahari mulai memancarkan cahaya sinarnya, rumput pun seakan menari di sela sela bertiupnya angin, pemandangan yang indah embun pun sangat banyak di temui, itulah desa yang penuh pamandangan indah yang bertempat di Mumbai. Lain hal dengan di desa, pagi yang cerah di kota membuat sangat jauh berbeda keadaannya dengan di desa. Pagi yang cerah di kota hanya terdapat kendaraan yang melintas ramai di jalan dan semua orang memulai aktivitas nya dengan cepat. Mumbai, iya, disana lah tempat seorang wanita canti nan manis tinggal. Tinggi nya tidak semampai, kulitnya pun tidak putih bagai bak susu tetapi senyuman manis nya bisa menggilakan semua orang yang melihatnya. Ambar sharma, sepotong nama yang indah yang pas untuk menggambarkan kepribadian wanita manis itu. Ambar bekerja di salah satu kepolisian yang bertempat di kota Mumbai. Iya! Ambar adalah seorang polisi wanita yang cantik, manis, sexy, pandai, pintar, dan tentunya menjadi dambaan setiap para lelaki yang melihatnya. Beda halnya dengan polisi wanita lainnya yang bekerja di kantor kepolisian, Ambar lebih memilih turun lapangan untuk langsung menangkap para criminal yang membuat kota menjadi hancur.
Sejak lulus SMA Ambar sudah tinggal sendiri di sebuah rumah di kota Mumbai, dia mengerjakan semua nya hanya sendiri. Seperti biasa setiap pagi Ambar sudah memulai aktivitasnya, Ambar sudah berangkat kerja menuju kantornya.
“selamat pagi bu” sapa anak buahnya
“pagi” sepatah kata yang dia ucapkan dengan suara khas nya serta dengan tegasnya.
“bu, saya baru mendapat laporan, bahwa ada segerombolan perampok yang merampok di toko emas yg berada di bagian selatan bu” kata Sahir , asisten Ambar sendiri
“siapkan perlengkapan, kita berangkat sekrang!” katanya sambil menyiapkan diri.
Ambar da pasukannya menuju bagian selatan dimana toko tersebut di rampok. Segerombolan perampok tersebut sudah lebih dulu melarikan diri, akhirnya Ambar segera mengejarnya. Semakin dekat Ambar mengejarnya semakin banyak tembakan yang di tujukan kepada Ambar tetapi Ambar selalu menghindar. Mobil Ambar pun semakin banyak terkena tembakan. Bertubi tubi tembakan yg di lontarakan ke mobil Ambar, tetapi ambar masih bisa mengindarinya. Ambar pun ikut menembakin perompok tersebut, Ambar dan perampok itu benar benar telah membuat kekacauan di jalan. Setiap kendaraan lainnya saling bertabrakan, dengan tembakan yang di lontarkan oleh Ambar membuat ambar tidak focus dalam mengendarai mobilnya, sekejab Ambar  menabrak pengendara yang ada tepat didepannya. Kecelakaan itu membuat ambar kehilangan jejak . dengan  cepat ambar pun mulai mengejar kembali tetapi perampok itu telah lari keperkampungan dan membuat ambar semakin sulit menangkapnya. Dengan tembakan yg di berikan untuk ambar, ambar tetap berlari mengejar perampok  itu,melewati perkampungan yang sempit membuat ambar sulit berlari dan sulit mendapatkan perampok itu. Semakin cepat perampok itu lari semakin cepat pula ambar mengejar nya. Ambar mengejarnya sangat cepat sehingga membuat ambar terkena batang besi yang terdapat di perkampungan kecil tersebut, dan membuat ambar kehilangan jejaknya nya kembali dan terpaksa pengejaran di berhentikan.
                Ambar dan sahir serta pasukannya kembali ke kantor, ambar pun segera membersihkan luka nya yang lumayan parah di lengan kirinya. Setelah ambar membersihkan lukanya, ambar meminta sahir untuk masuk keruangannya dan meminta video cctv yang terdapat di toko , setelah mereka selidiki , ternyata segerombolan perampok tadi adalah salah satu anggota dari komplotan yang selama ini menjadi buronan ambar dan pihak kepolisian .
“ini tidak bisa di biarkan!kita harus segera menangkap komplotan itu!” tegasnya
“nama ku Ambar, aku tidak akan menyerah” lirihnya
Pencarian pun terus menerus di lakukan oleh Ambar dan pihak kepolisian tetapi ambar selalu tidak membuahkan hasil.
                “auch” teriaknya ambar yang terjatuh dari tabrakan seorang pria saat hendak berbelanja kebutuhannya. Pria itu tatanan rambutnya agak rapih, sedikit bewok di wajahnya, jeans balel yang di kenakannya, dan jaket kulit yang di pakai nya. Alhasil semua belanjaan ambar jatuh berserakan di lantai , tapi syukurlah pria dengan gaya selengean itu berbalik dan hendak menolong ambar.
 “hei kau!” teriak ambar
, dengan suara khasnya itu membuat pria terserut semakin ingin berbalik. setelah pria tadi berbalik, pria itu hanya terdiam melongo melihat ambar yang sedang membereskan belanjaannya di lantai. Tiupan angin membuat rambut ambar yang terurai berantakan sehingga menutupi wajah nya,ambar tetap membereskan belanjaannya. Akhirnya anginpun merapihkan kembali rambut ambar dan membersihkan rambutnya dari wajahnya, pria itu semakin melongo dan sekarang ditambah menganga saat dia melihat wajah ambar  seutuhnya , denganrambut nya yang  terurai, kulitnya yang coklat , wajahnya yang manis membuat pria tersebut menuai cinta di hatinya, ya!lebih tepatnya dia jatuhnya cinta pada polisi manis itu. Setelah lama dia terdiam akhirnya dia segera beranjak untuk membantu ambar.
“maafkan aku” katanya pria itu sambil membatu ambar
“jangan pegang barang ku!” tegasnya
“kau tidak punya mata ya?jalan seenaknya tanpa liat di sekeliling mu” terusnya,sambil ingin berdiri
“aku sama sekali tidak sengaja, maaf” kata pria selengean itu
Ambar tidak memperdulikannya nya, ambar hanya berjalan terus tetapi pria tersebut tetap mengejar ambar
“hei, namaku jai seghal. Siapa nama mu?” katanya jai sambil tetap mengejar ambar
Ambar tetap diam karena dia sangat amat kesal dengan jai, tapi jai tetap mengejarnya untuk tau nama wanita itu .
“Hei, aku sedang bertanya, tak bisa kah kau menjawab?lagian aku sudah minta maaf paadamu” katanya lagi
“setelah menabrak dan membuat kesalahan padaku , kau masih ingin bertanya siapa aku?kau benar benar tidak tahu diri” katanya ambar kesal
“aku benar benar menyesal telah menabrak mu, sekarang biarkan aku menebus kesalahan ku. Kau mau minum kopi bersama ku?” kata jai
Ambar tetap berdiam sambil melanjutkan jalannya
“hei, kau wanita cantik tidak pantas wanita cantik menekuk wajahnya seperti itu” katanya sambil menebar senyuman nya
Seketika ambar berhenti melihatnya, dalam hatinya dia ingin tersenyum , pria yang sudah berbuat salah kepadanya tiba tiba mengodanya tapi ambar tidak seperti wanita lain yang di goda sedikit langsung luluh, sedetik ambar melihatnya wajahnya tiba tiba ambar pergi meninggalkannya lagi tanpa sapatah kata keluar dari mulutnya. Tetapi jai tetap  tidak menyerah untuk mengetahui nama ambar. Kali ini jai tidak menggoda nya tapi membuat kelucuan yang dia kira akan meluluhkan ambar tapi ambar tetap diam membisu dan melihatnya konyol.
“hei, siapa pun nama mu, kau benar benar cantik sehingga membuat ku mengejar ngejar kau. Sebelumnya aku tidak pernah sampai mengejar ngejar wanita seperti ini melainkan wanita yang mengejar ngejar ku. Tapi untukku kau sungguh berbeda,mata mu yang indah membuat ku jatuh hati pada mu” cerocosnya jai
Ambar tetep terdiam sambil mendengar kan perkataannya
“kau tau gadis kandala di perfilman itu?kau sungguh mirip seperti nya” sambil tersenyum manisnya jai
Kali ini ambar berbalik dan memberikan senyum simpulnya yang manis, karena menurut ambar jai tidak menyerah untuk mengejarnya tapi ambar tetap tidak memberitahukan namanya. Sekejab jai langsung berjingkrak kesenangan karena wanita yang membuat dia jatuh cinta memberika sendikit senyumannya. Melihat jai semakin konyol  berjingkrakan , ambar pun segera meninggakannya.
“hei, smile again, please” katanya dengan wajah pengharapan (dialog saathiya :D)
Ambar pun berbalik dan memberikan senyum simpulnya kembali dan ambar sgera pergi.
                Keesokkan hari nya ambar pergi untuk berangkat kerja. Saat dia membuka pintu hendak pergi dia menemukan secarik kertas tepat di bawah kaki nya, dan ambar pun segera membuka dan membacanya dengan isi nya “hei gadis kandala, lihatlah kesebrang jalan” ambar pun melihat kesebrang jalan dan melihat seorang pria ternyata pria itu jai, jai lah yang telah mengirimkan secarik kertas di depan pintu rumah nya. Saat ambar melihat kesebrang jalan dengan seragam polisi nya jai pun terkejut dan ternganga kembali
“hah? Gadis kandala itu seorang polisi?” katanya dengan bertanya Tanya tetapi jai tetap memberikan senyuman dan lambaian tangan kepada ambar
Ambar hanya menggeleng geleng kan kepalanya, tapi ambar pun bingung kenapa jai tau kalau ambar tinggal disitu tapi ambar tidak memperdulikannya , ambar segera masuk mobil dan segera berangkat, dan kali ini jai tidak mengejarnya.  Ternyata sepulang nya ambar dari mall kemaren, jai sempat mengikutinya sampai ambar pulang kerumahnya.
 
                “kacau” teriaknya jai sambil menepuk jidatnya.
“dia seorang polisi, sedangkan aku? Aku seorang buronan!” katanya jai kesal
Ternyata jai adalah seorang ketua komplotan yang selama ini menjadi buronan ambar dan pihak kepolisian lainnya, jai pun lebih memilih untuk merahasiakan jati dirinya.
“bu, komplotan itu semakin merajalela di kota ini bu..” katanya sahir memberitahu ambar
“ya, saya tau. Kita harus menyusun rencana untuk menangkap komplotan itu” katanya ambar tegas
 
                Hari pun semakin gelap, ambar pun memutuskan untuk pulang. Setiba nya dia di rumah saat dia turun dari mobil, tiba tiba jai menepuk pundak ambar seketika ambar pun kaget.
“ambar sharma” katanya jai setelah melihat nametag yang tertera di seragam ambar.
“jadi gadis manis kandala ini namanya ambar, namanya yg indah” katanya jai lagi sambil senyum menggoda ambar
“ambar, tidak bisakah kita ngobrol sebentar?”katanya lagi
“aku baru pulang kerja, aku sudah lelah. Lagian apa untung nya aku ngobrol sama kamu?” celetuknya ambar
“suara mu sangat indah, amby. Aku semakin jatuh hati pada mu” goda nya lagi
“amby??bisa bisa nya kau menggannti nama ku” katanya kesal
“itu panggilan sayang untukmu,itu panggilan untukmu yang sangat cantik nan manis,gadis kandala ku amby” goda nya terus
“dari mulai gadis kandala sampai amby, kau telah merubah nama ku! Apa mau mu?” katanya tegas
“amby, amby, amby aku hanya ingin kau amby” sambil tersenyum manis
Ambar tidak tahan mendengar kekonyolannya, akhirnya ambar pun masuk ke dalam dan meninggalkan jai sendiri di luar
“dasar gila” lirihnya sambil menggeleng geleng kan kepala dan tersnyum malu saat hendak masuk.
“amby, gadis kandalaaaa kuuu, aku mencintaimu” teriaknya dgn gaya premannya dan hendak pergi meninggalkan rumah ambar
“amby?” katanya ambar sambil tersenyum malu mendapatkan kan nama baru dan setelah mendengarkan perkataan jai tadi.
Saat ambar hendak beristirahat di kamarnya, telponnya pun bordering lalu ambar beranjak untuk menjawab telponnya.
“sahir?” katanya bingung saat melihat telpon genggam nya ynag masih bordering dan diangkatnya.
“sahir, ada apa?sudah malam kau menelpon” katanya bingung
“lapor bu , ada perampokan di kantor keuangan yang berlokasi di bagian barat bu” katanya panic
“apa itu buronan yang selama ini kita cari?” katanya ingin tahu
“saya belum pastikan bu , itu buronan yang kita cari atau bukan” katanya cepat
“saya segera menuju lokasi untuk menagkapnya” katanya terburu buru
Ambar pun bergegas ganti baju dan langsung pergi ke lokasi tersebut. Ambar sangat terburu buru, dai tidak ingin penangkapannya kali ini gagal. Sesampainya ambar disana ternyata kalah cepat dengan perampokan itu, perampok itu telah melarikan diri dengan cepat akhirnya ambar pun langsung mengejarnya. Setelah jauh ambar mengejarnya , ambar pun dekat dengan mobil perampok itu dan ambar langsung menabrakan mobil dgn mobil perampok itu, berkali kali ambar melakukannya akhirnya mobil itu menbrak sebuah gedung dan perampok itu turun , ambar pun segera mengejarnya. Dan di situ terjadi lah perkelahian antara ambar dan perampok itu. Ambar dengan keahlian bela diri nya menyerang perampok itu, memukulnya, menendangnya tapi ambar pun terkena satu pukulan dari seorang perampok itu teapat di sebelah kan pipinya. Ambar sempat merasakannya  sakitnya pukulan seorang laki laki di pipinya, tapi ambar tetap menyerangkannya kembali. Tak sangka perampok itu mengeluar kan pisau karena sejak tadi dia di serang oleh ambar, perampok itu pun menyerang balik ambar dengan pisau di tangannya, ambar sesekali menghindar tetapi tetap saja ambar terkena beberapa sabetan pisau itu dilengannya yang menimbulkan luka di lengannya . ambar menahan luka dengan tangan kanan agar darah nya tidak keluar dan membuat ambar kehabisan darah, saat ambar menahan luka nya perampok itu melarikan diri. Ambar pun tidak tinggal diam melihat perampok itu lari, ingin ambar lari tapi dia harus menahan berberapa luka di lengannya dan di perutnya yg ternyata terkena serangan pisau tadi akhirnya ambar mengeluarkan senjata apinya dan dia tujukan ke perampok itu , dia arahkan ke kaki nya dooooorr tembakannya mengenai sasaran dan akhirnya perampok itu terjatuh , sahir dan pasukannya pun datang untuk membantu ambar dan menangkap perampok tersebut.
 
                Dibawa nya perampok itu ke kantor polisi dan di penjarakan nya.
“dia adalah salah satu anggota buronan yang selama ini kita cari bu tapi dia terpisah sama komplotan nya“ celetuk sahir
“kita akan semakin dekat dengan buronan yang sudah selama ini kita cari, dan kita akan menyelidikinya kembali setelah saya kembali bertugas, untuk beberapa hari ini saya harus mengistirahatkan tubuh saya sejenak” jawab ambar sambil sedang membersihkan luka di tangannya dan di perutnya.
Setelah ambar selesai membersihkan lukanya , ambar pun pulang dengan diantarkan oleh sahir. Setiba dirumah ambar ternyata jai sudah  menunggu nya didepan rumah ambar seperti biasanya. Setelah sahir memopong ambar keluar dari mobil, jai langsung bergegas mendekat kepada ambar.
“biar aku saja” kata jai sambil mengambil tangan ambar  untuk di bopong oleh jai
“siapa kau?kau ingin berbuat jahat pada ambar?” kata sahir panic
“aku kekasih ambar, jadi tidak salah aku menolongnya”jawabnya enteng
Seketika sahir kaget , begitu pula ambar yang berada tepat di samping jai. Ambar amat kaget mendengar pertanyaan jai yang di lontarkan kepada sahir.
“baiklah, saya izin pulang bu” kata sahir hendak pulang
“baiklah sahir, dan terima kasih telah mengantarkan saya pulang” jawab ambar
Sahir hanya mengangguk dan bergegas untuk pulang. Jai langsung membawa ambar masuk kedalam rumah. Menaruhkan kan tubuh ambar di atas kasur dan segera bertanya
“ada apa ini?kau kenapa?apa yang terjadi padamu?mengapa sampai sebegininya?”lontarnya jai
“kenapa tadi kau menyebut aku adalah kekasih mu?kita belum punya hubungan apapun, itu tidak sopan!” katanya sedikit kesal
“aku akan menjawab pertanyaan mu setelah kau menjawab pertanyaan ku tadi, kau kenapa bisa begini?”Tanya nya lagi
“baik, aku akan menjawab nya. Tadi aku mengejar perampok dan alhasil dia pun menyerangku tapi syukur dia tertangkap”jawabnya ambar
“tidak bisa kah kau lebih berhati hati amby?aku sangat menyayangi mu, jangan buat aku mengkhawatirkan mu”katanya jai
Ambar tidak memperdulikan perkataannya, karena menurut ambar itu semua hanya sebuah lelucon
“sekarang jawab pertanyaan ku, kenapa tadi kau bilang aku ini kekasih mu?”Tanya nya ambar
“amby, aku tidak mengatakan kalau kau adalah kekasih ku tapi aku mengatakan kalau aku ini kekasih mu” jawabnya menggoda ambar
Ambar hanya melontarkan senyuman manisnya , ambar pun bertanya kembali
“kau bilang kau sangat sayang padaku?apa yang bisa kau lakukan untukku?bisa kah kau berdiri di tengah jalan dengan banyaknya kendaraan yang melintas?” Tanya nya ingin tahu
“akan ku lakukan, aku akan berdiri di tengah jalan kalau lampu jalan sedang berwarna merah” jawabnya sambil tertawa lucu
Ambar hanya menggeleng geleng kan kepalanya dan tersenyum geli mendengar leluconnya
“baiklah gadis kandala ku, aku kan pulang dan membiar kan kau beristirahat, tapi besok aku kan kembali untukmu amby gadi kandala ku” melambaikan tangan serta senyuman manisnya
Ambar pun hanya tersenyum melihat tingkahnya . sejak kehadiran jai di hidup ambar, hidup ambar semakin berwarna. Dia pun menyukai jai, dengan semua tingkah konyol yang dilakukan jai. Ambar mulai merasakan cinta di hati nya, ambar pun bergegas menutup matanya untuk mengistirahatkan semua pikiran dan tubuhnya.
Keesokan hari nya , dengan pagi yang cerah ambar pun sudah mulai memasak menyiapkan sarapan untuk dirinya. Tiba tiba pintu terbuka begitu saja dan ….
“ambyyyyy, gadis kandala kuuu” teriaknya suara jai
Ambar sangat kaget ternyata yang dikatakan jai tadi malem benar benar terjadi, sepagi ini jai sudah datang kerumah ambar
“ambyyy , dimana kau?” teriaknya lagi
“aku disini, pagi pagi begini sudah datang?” Tanya nya
“aku kan sudah bilang, kalau aku akan kesini”jawabnya tenang
Tiba tiba jai mendekat ambar, dan mengecup kening ambar sambil mengatakan
“bagaimana keadaan mu gadis kandala ku?sudah baikan?”katanya sehabis mengecup kening ambar
Ambar hanya terdiam, kaget, bingung, dan entah apa yang dia rasakan. Senang apa tidak,dia tidak tau apa yang dia rasakan dia hanya kaget kalau jai berani mencium keningnya
“jaiiii!”teriak ambar
“apa yang telah kau lakukan padaku?”lanjutnya
“Aku hanya mencium kening mu, dan bertanya bagaimana keadaan mu. Apa itu salah?” jawabnya enteng
“aku tidak suka jai”katanya
“kalo kau tidak suka dengan apa yang ku lakukan kau balas saja, gampangkan?” katanya sambil menggoda
“Kenapa kau tidak membalas ciuman ku?katanya tidak suka?” goda nya lagi
Ambar hanya terdiam tersipu malu, ambar pun melanjutkan masakannya. Tak lama kemudian mereka makan berdua, sambil bercanda ria, dan perasaan ambar pun sudah mulai menerima keadaan jai. Matahari pun mulai tenggelam , akhirnya jai pun pamit untuk pulang
“amby, aku pulang. Besok aku kan datang kemari dan mengajak mu untuk jalan jalan, sekarang kau istirahatkan dirimu“katanya jai sambil mencium kening ambar untuk kedua kalinya , tetapi kali ini ambar merasa sangat senang dan tersenyum lebar karena jai benar benar memperhatikannya. Jai pun bergegas pulang.
“ambyyyy” teriaknya jai dari balik pintu depan rumah ambar
“sebentar,aku datang”jawab nya ambar
Tatanan rambut yang rapih, dan sekarang mengenakan jeans yang rapi, serta kaos ketat hitam yang di pakainya jai benar benar sangat terlihat tampan dengan setangkai bunga mawar di tangkai nya membuat ambar sangat senang , sangat berbeda sekali saat pertama kali mereka bertemu di mall. Ambar yang memakai jeans dan mengenakan jaket kulit dengan rambut yang terurai membuat ambarsangat terlihat sangat cantik.
“ini untukmu special gadis kandala ku”katanya sambil memberikan setangkai bunga mawar kepada ambar
“terima kasih”jawab ambar sambil tersenyum manis
“kita jalan sekarang?”Tanya nya jai
Ambar hanya mengangguk mengisyaratkan setuju kepada jai
Setelah lama mereka berjalan jalan bersenang senang, mereka pun akhirnya beristirahat di sebuah pantai yang sangat indah. Mereka yang sedang bercanda ria dengan ditaruhnya kepala jai ke paha ambar membuat itu adaklah hal yang sangat tak terlupakan antara satu sama lainnya. Dengan lautan yang terbentang menyaksikan dua pasangan yang sedang jatuh cinta. Di tengah bercanda nya mereka, ambar yang sedang memegang tangan jai pun bertanya
“jai, tangan mu seperti seorang pegulat yang sering berkelahi. Ini pun ada bekas luka dalam di tanganmu. Apa yang kau kerjakan sampai tangan mu seperti seorang pegulat ini?” Tanya nya ambar
Jai pun sedikt panik, dia takut kalo ambar tau kalau dia adalah ketua komplotan yang selama ini menjadi buronan ambar
“ini hanya bekas luka kecil, jangan di pikirkan amby” jawabnya singkat
Pagi pun telah berganti malam, waktu yang mereka habis kan sehari penuh terasa sangat singkat. Jai pun mengantar kan ambar pulang, seperti kemarin sebelum jai pulang dia mencium kening ambar kembali dan ambar pun menerima nya dengan sangat senang sekali, ambar telah mencintainya sama seperti halnya jai mencintainya .
“aku mencintai mu amby gadis kandala ku” katanya sbelum dia meninggalkan ambar
Ambar hanya tersenyum dan melambaikan tangan kepadanya
Keesokan harinya  ambar telah bekerja kembali, dan segera menyelidiki anggota komplotan yang tertangkap kemarin.
“Dimana salah seorang komplotan itu?”Tanya ambar pada sahir
“disana bu” jawabnya sambil mengantarkan ambar kepada komplotan itu
“siapa nama mu?” Tanya ambar pada seorang komplotan itu
“ramon, panggil saja saya ramon ”jawabnya komplotan itu
“baik tuan ramon, saya ingin bertanya. Siapa dalang dari semua ini? Siapa ketua komplotan itu?”tegasnya
“aku tidak tahu, aku hanya menjalankan tugasku” jawabnya
“Kau pasti tau tuan”ambar mulai kesal
“aku tetap tidak akan memberitahu mu siapa ketua itu”jawabnya lagi
Ambar mulai kesal dan ambar lebih memilih menyuruh sahir dan lainnya melakukan kekerasan pada ramon perampok itu agar segera memberitahu , dan ambar lebih memilih untuk keluar ruangan itu di banding melihat kekerasan yang terjadi.
Tiba tiba handphone ambar bordering kringgg kriiinggg, dilihatnya ternyata jai yang menelpon
“amby, aku sudah menyiapkan sesuatu untukmu, aku tunggu kau di dekat pantai setiba kau pulang yaa gadis kandala ku”katanya jai
Dengan senang ambar menjawab
“baik jai, sepulang kerja aku kan menemui mu”jawabnya
“I love you ambyy”singkatnya jai sebelum mematikan panggilannya
Jelang petang, ambar bersiap untuk pulang dan akan menemui jai di dekat pantai. Setiba nya ambar di pantai, jai langsung segera menghampiri ambar dan menuntunnya bak seorang pangeran menjemput tuan putrinya. Jai memabwa ambar kedekat pantai yang disana sudah terdapat sebuah meja dan dua buah kursi serta lilin yang menyinari indahnya malam dan tak lupa setangkai mawar di atas meja . jai sudah menyiapkan semua ini sejak pagi tadi, hanya pada ambar jai melakukan ini, jai tidak pernah melakukan apapun untuk wanita. Ambar terkejut bingung dan berfikir jai yang bergaya preman bisa seromantis ini, ambar benar benar tidak menyangka sama sekali. Jai pun mempersilahkan duduk ambar.
“silahkan duduk gadis kandala ku”katanya sambil tersenyum manis
“kau yang menyiapkan ini semua jai?”Tanya nya bingung
“kau kira, semua yang menyiapkan ini tetangga mu?”jawab nya kesal
“maaf, aku hanya menggoda mu saja”katanya ambar sambil tersenyum sangat manis
Mereka pun mulai makan makanan yang sudah di siapkan jai sebelumnya. Stelah mereka selesai makan, ambar tiba tiba bercerita tentang pekerjaan nya dikantor
“seorang komplotan yang kemarin ku tangkap belum mau memberitahuku siapa ketua komplotan itu, aku sangat tidak habis pikir dengan komplotan itu yang bisa nya hanya merusak dan membuat kekacauan dikota. Aku  akan segera memberantas kekacauan itu, aku akan segera mencari tau dan menagkap ketua komplotan itu , takkan ku biar kan dia merajai kota ini” cerita nya ambar pada jai
Jai hanya terdiam kaget dengan apa yang baru dia dengar dari ambar,
“ternyata wanita yang aku cintai nya ini sedang mencari tau keberadaan ku yang dia bilang buronan” dalam hatinya
“kenapa kau hanya terdiam mendengar cerita ku jai?” Tanya nya bingung
“aku hanya sedang kekenyangan amby”katanya sambil tertawa untuk mengalihkan pembicaraan itu
Sudah begitu lama mereka berada di pantai, akhirnya jai mengantar kan ambar pulang dan seperti biasa ambar mendapatkan ciuman di keningnya sebelum jai hendak pergi untuk pulang
Seperti biasa stiap pagi wanita cantik nan manis itu keluar rumah untuk berangkat bekerja, setibanya dikantor ambar langsung di hampiri oleh sahir dan memberitahukan bahwa ramon perampok itu sudah membuka mulut untuk menjelaskannya kepada ambar setelah berikan kekerasan.
“pagi bu, perampok itu akan memberitahu kita kebenarannya” sahut sahir
“pagi, baiklah kita temui dia sekarang” tegasnya
Ambar dan sahir pun beranjak menemui ramon perampok itu
“tuan ramon, saya akan bertanya kepada anda tanpa adanya lagi kekerasan tapi saya berharap anda memberitahu kejelasan anda tuan”kata kata ambar sangat lembut
“saya akan memberitahu kamu tentang komplotan itu” jawab ramon perampok itu yang sudah terdapat lebam lebam di wajahnya
“komplotan itu berencana akan merampok bank terbesar yang berlokasi di Mumbai ini pada tanggal 14 maret mendatang tepatnya malam hari”lanjutnya ramon
“14 maret?”kagetnya ambar
“ini sudah tanggal 12, berarti 2 hari lagi komplotan itu akan melakukan perampokan terbesar di kota ini, gawat! Kita harus segera menyiapkan rencan untuk menangkap komplotan itu” lanjutnya ambar
“terima kasih tuan ramon atas informasi yang anda berikan”sahutnya ambar
Ambar dan sahir serta pasukan lainnya segera membuat rencana untuk menangkap komplotan itu
“kali ini kita harus bisa menangkap ketua dan semua komplotan itu!” katanya ambar dengan tegas
“siap bu!” kata pasukannya serempak
Menuju 2 hari perampokan itu, ambar dan jai sama sekali tidak bertemu satu sama lainnya. Jai pun tidak menghubungin ambar, ambar pun sebaliknya. Ambar yang sibuk dengan rencana penangkapannya, sedangkan jai sibuk dengan rencana umtuk perampokannya. Jai pun lebih memilih memakai topeng di wajahnya, agar ambar tidak mengetahui nya dan dia berharap ambar tidak mengenali nya sama sekali biar semuanya berjalan dengan lancar tanpa ambar tau siapa sebenarnya dirinya .
Tiba lah hari yang ditunggu untuk ambar dan jai melakukan rencananya masing masing. Ambar pun sempat berfikir mengapa jai sudah 2 hari ini tidak menghubunginya, sepintas dia memikirkan hal yang tidak Ia inginkan ambar berfikir bahwa jai sudah berselingkuh di belakangnya, tapi ambar segera membuang pikiran tersebut karena dia harus fokus terhadap pekerjaannya dan rencananya.
“siapkan rencana kita!” tegas nya ambar terhadap pasukannya
“baik bu”serempak pasukannya
Jai dan kawan kawan nya sudah memluai rencananya, jai mulai melakukan perampokan bank itu
“maafkan aku amby gadis kandala ku,ini kejahatan yang akan ku lakukan untuk terakhirnya kalinya” ucapnya sebelum melakukan rencana
Tiba tiba ambar merasakan bahwa komplotan itu sudah beraksi, saat ambar menyadari nya, jai dan kawan kawannya sudah melarikan diri terlebih dahulu.
“kejar mereka!!” teriak nya ambar
Ambar pun mulai bergegas naik ke mobil dan segera mengejar komplotan itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah kekasihnya sendiri .dengan kecepatan maksimum ambar mengendarai mobilnya segera mengejar komplotan itu. Salah satu mobil komplotan itu terjebak oleh ambar, ambar pun menarik keluar perampok itu, terjadi lah perkelahian diantara mereka sedangkan mobil sahir tetap mengejar mobil yang lainnya yang terdapat jai di sana. Ambar dan salah seorang perampok itu berkelahi di jalan, sesekali ambar terkena pukulan perampok itu , sesering kali ambar melakukan tendangan memutar dan terkena tepat pada wajah perampok itu. Sesering kali ambar mendapatkan pukulan membuat bibir ambar terluka dan mengalirkan darah. Lagi lagi perampok itu mengeluarkan pisau dari saku bekalang celana nya, dan lagi lagi ambar terkena serangan pisau itu di lengan dan di perutnya, ambar pun mengluarkan serangan bertubi tubi, memukulnya, menendangnya, dan akhirnya ambar menembak pundak perampok tersebut. Dan perampok itu dibawa oleh pasukan lainnya yang baru sampai di tempat ambar berkelahi.
Dengan beberapa luka lebam di wajahnya, darah yang mengalir dari bawah pipinya, dan luka dari serangan pisau tadi di lengan dan di perutnya ambar segera melnjutkan pengejaran komplotan perampok itu. Ambar segera menghidupkan mobilnya dan melaju cepat mengejar perampok itu, seketika handphone ambar berbunyi dan ternyata sahir yang menelponnya
“bu, mereka sekarang berada menuju selatan dan berlari ke sebuah gedung kosong tua.. “ beritahu sahir
“saya menuju sana sekarang”jawab ambar terburu buru dan segera mematikan panggilannya.
Ambar melaju sangat cepat sekali dan setiba nya di sana ambar langsung turun dari mobil dan segera mencari komplotan itu, dengan luka yang terdapat di tubuhnya ambar sangat merasakan kesakitan itu tetapi ambar harus bertahan dan segera menangkap komplotan itu. Dengan senjata di tangannya, ambar bak pahlawan wanita di perfilman Hollywood berlari mengejar perampok itu. Semakin dekat ambar dengan perampok tersebut, terjadi lah perkelahian besar antar ambar serta pasukannya melwan perampok itu. Semakin banyak saja luka di wajah ambar, ambar pun melanjutkan pengejaran untuk menangkap ketua komplotan itu. Tapi jai selaku ketua komplotan itu lebih memilih melarikan diri dibanding harus berkelahi dengan wanita yang dia cintai itu. Tapi ambar tetap mengejar nya, seketika tangan jai tertangkap oleh ambar, dan betapa terkejut nya ambar melihat tangan tersebut. Tangan itu benar benar seperti tangan jai, terdapat bekas luka dalam di tangannya. Jai pun segera melepaskan tangannya dari genggaman ambar , dia takut ambar mengetahui semua kebenarannya. Jai pun berlari tetapi ambar berteriak
“heeeii kauuu!!” teriaknya ambar                                                    
Jai pun berhenti sejenak , berbalik dan memandang ambar di belakang topeng yang dia pakai . ambar mengangkat senjatanya menuju kan ke jai, tiba tiba doooorr anak buah jai lebih dulu menembak ambar pada bagian perut. Ambar terkejut serta merasakan kesakitan yang amat dalam yang ia rasakan sambil menahan darah yang mengalir dari perutnya agar tidak terlalu banyak darah yang keluar dari perutnya  . seketika jai pun kaget dan ingin berteriak karena ambar terkena tembakan anak buahnya tetapi anak buahnya mengajak lari dari tempat itu, akhirnya mereka lari tetapi anak buahnya jai terkena tembakan yang di berikan oleh sahir stibanya sahir disana tetapi jai tetap berlari meninggalkan tempat itu. Ambar pun segera mengejarnya dengan tangan yang selalu menahan kesakitannya perutnya. Jai tetap berlari sekencang mungkin, tetapi jai terselandung batu yang menyebabkan dia jatuh dan kepalanya mengenai batu besar, jai pun terbaring pusing di lantai dan seketika ambar pun menghampirinya dan ambar segera membuka topeng tersebut, dia sudah curiga saat dia menggenggam tangan jai tadi. Segera di bukanya topeng jai, dan betapa terkejutnya ambar sampai membuat ambar terjatuh kebawah.
Ambar tidak hanya merasakan sakit di tubuhnya , tapi juga di hatinya.ternyata selama ini pria yang amat ia cintai nya itu adalah seorang ketua komplotan yang selama ini menjadi buronan dia. Ambar menahan pedih di hatinya dan sesekali ambar terisak karena ia menetes kan air mata sesekali juga ambar  menghusap air mata  dengan tangannya yang berlumuran darah sehingga membuat wajah manisnya penuh dengan bekas darahnya.
“jai?” katanya agak pelan suaranya karena sambil menangis
“kenapa kau lakukan ini padaku jai?”lanjutnya
Jai pun menghampiri ambar yang sedari tadi terjatuh duduk di lantai, tetapi ambar menjauhi jai
“amby,maafkan aku. Ini aku lakukan terakhir dalam hidup ku amby. Maafkan aku amby, aku sangat menyesal amby telah melakukan ini, aku akan bekerja keras untuk mendapatkan uang yang banyak untuk kehidupan kita amby, maafkan aku amby” kata nya jai menyesali perbuatannya
“sudah terlambat jai, kau sudah mengecewakan ku”ucapnya sambil terisak
“aku akan menunggu hukuman ku di jeruji besi amby,saat aku keluar nanti aku akan mencari uang yang banyak untuk kita amby. aku akan menjadi kan kau istri ku amby. Aku akan menerima hukuman ini amby, tapi aku mohon maafkan aku amby dan aku mohon tunggu lah aku amby, aku sangat mencintai mu amby, kau adalah hidup ku amby” katanya jai sambil meneteskan air mata juga
 
Ambar hanya terdiam menahan sakit hatinya. Dan akhirnya sahir pun datang dan menyurh pasukannya segera menangkap jai . jai pun menyerahkan diri kepada polisi dan di bawa ke kantor untuk di penjarakan sesekali jai melihat ambar yang masih terduduk di lantai menahan sakit di tubuhnya dan di hatinya. Jai sangat menyesali perbuataannya, dia sangat bersedih melihat wanita yang dia cintai itu merasakan sakitnya yang amat dalam di tubuhnya serta di hatinya.
5 tahun kemudian…
Jai  dibebas kan dari kantor polisi. Hukuman yang di dapat jai hanya selama 5 tahun, selama jai di tahan jai selalu menaati perintah yang diberikan, dia sama sekali tidak melanggarnya. Karena menurut dia , hukuman ini belum sebanding dengan apa yang dia lakukan selama ini terhadap ambar. Pertama tama ambar benar benar tidak bisa menerima keadaan yang sebenarnya, tetapi saat ambar melihat jai di jeruji besi yang benar benar menyesali perbuataan dengan selalu melaksanakan perintah yang diberikannya , ambar pun memaafkan dia bagaimana pun dia lah yang telah mengisi kekosongan di hati nya ambar. Stelah jai bebas , jai mencari pekerjaan yang benar benar dia pikir akan membuat ambar bangga padanya, dan akhirnya jai mendapatkan pekerjaan yang cocok dengannya.
Bel rumah ambar seketika berbunyi, ambar pun segera keluar melihat siapa yang telah datang. Saat pintu dibuka, ambar pun kaget ternyata yang datang adalah jai pria yang sangat ia cintai itu.
“amby, apakah kau sudah memaafkan semua kesalahan ku?” Tanya nya pelan
“aku sudah memaafkan mu jai, dan melupakan semua kesalahan mu di masa lalu”jawabnya sambil melontarkan senyuman manisnya
“terima kasih amby, aku sangat mencintai mu”ucapnya sambil memberikan ciuman di kening ambar seperti dulu kala
“aku akan melakukan apapun untuk mu amby, termasuk berdiri di tengah jalan tanpa menunggu lampu lalu lintas berwarna merah” lanjutnya sambil tertawa memggoda
“jangan bicara begitu walaupun sedang bercanda jai, aku tidak mau kehilangan dirimu lagi”jawabnya pelan
“maafkan aku. amby, aku sudah mendapatkan pekerjaan yang tetap. Will you marry me amby gadis kandala ku? “ ucapnya lantang sambil memberikan cincin kehadapan ambar
“I do jai” jawabnya senang sambil tersenyum manis dan mengulurkan tangannya untuk di pakai kan cincin oleh jai
Kehidupan ambar sekarang tidak sendiri lagi seperti dulu. Ambar dan jai pun menikah , mereka memiliki 2 orang anak yang melengkapi kehidupan mereka , dan mereka pun hidup berbahagia.
                                                                            “THE END”

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Majarani

Aku bukan mandul, tapi ada yang memasang IUD tanpa sepengetahuanku!